Apa Misi Nabi Sulaiman di Tanah Negeri Nusantara?

APA TUJUAN NABI SULAIMAN DI NUSANTARA

Misi Nabi Sulaiman di tanah negeri Nusantara ini menyampaikan lintasan asmaul husna “GHANIYUN KARIIM” artinya “KAYA KEAJAIBAN”. Dalam Alqur’an disebutkan bahwa “KA’BAH” adalah “SUMBER ILMU”, artinya kalau ingin mengetahui rahasia sejarah geologis bumi secara pasti, maka kata-kuncinya adalah istilah ka’bah.

Setelah kita cari istilah ka’bah dalam Alqur’an ternyata implementasi kalimatnya adalah tentang perintah wudhu dimana bagian terakhir yang disucikan adalah bagian kaki sampai dengan “KA’BAINA” yaitu “DUA MATA KAKI”, maka “ka’bah” berarti “mata kaki” atau “PUSAT PUTAR”, hal ini memberikan informasi kepada kita bahwa Makkah adalah “KUTUB UTARA PURBA” sebelum “ARCTIC”, sebingkah daratan sebelum terbentuknya benua2 dalam Alqur’an disebut “BAKKAH”, menurut Encyclopedia Americana disebut “PANGAEA” (pulau purba yang kini dicari-cari ahli didunia).

Peta Kuno yang menyebutkan Nusantara sebagai KUTUB SELATAN Bumi

 Ka’bah juga bisa disebut “SEUMPAMA MATA”, seolah ini perintah dari Allah SWT. agar kita memperhatikan mata kita, titik hitam di tengah mata seolah menggambarkan ka’bah, lingkaran yang mengelilingi titik hitam seolah menggambarkan orang berthawab dan lobang kelenjar air mata seolah menggambarkan “SUMUR ZAM ZAM”, sebuah mata air purba yang tak pernah kering.

 Kemudian perhatikan kepala kita, tarik garis lurus dari mata ke samping kanan atau kiri, maka bertemulah “DUA TELINGA”, klik search google earth, tarik garis lurus dari Ka’bah, maka akan bertemu dengan “BOROBUDUR”, inilah Negeri Nusantara yang dulunya satu benua, dalam Alqur’an disebut “NEGERI SABA”. Kata saba berasal dari bahasa Jawi Kuno “SOBO” artinya “TEMPAT PERTEMUAN”, maka Negeri Saba adalah “SATU BENUA” tempat bertemunya bangsa2 atau “PUSAT PERADABAN”.

Negeri Nusantara disimbulkan dengan “TELINGA” seolah ingin memberikan informasi bahwa suatu saat kelak akan hadir di negeri ini suatu generasi yang dengan tekun dan sabar suka mendengar perkataan baik.

Cobalah teliti desain telinga, didalamnya ada struktur bangunan berbentuk “RUMAH SIPUT”, simbul pergerakan “GALAXY DAN ALAM SEMESTA”. Rumah Siput ini berfungsi sebagai kendang telinga, didalam rumah siput ini ada “AIR” yang volumenya stabil tidak boleh kurang tidak boleh lebih, fungsi air ini berhubungan dengan saraf keseimbangan tubuh agar tubuh manusia dapat tegak berdiri dengan stabil, struktur Rumah Siput ini secara proyektif juga ada pada “KA’BAH”, gambarlah ka’bah kemudian masukkan siput dengan meletakkan kepalanya pada sumur zam zam, maka jadilah gambar hamba Allah sedang bersujud.

Informasi ini seolah ingin menunjukkan kepada kita bahwa deposit air di Nusantara ini cukup tersedia dan tugas kita adalah menjaga stabilitas sumber air melalui pelestarian hutan2 tropis negeri ini sebagai “PARU-PARU DUNIA”.

 Sebagai bukti, cobalah lakukan pemindaian melalui satelit atas Negeri Nusantara ini, maka ternyata dibawah laut perairan Nusantara ini terdapat banyak sungai-sungai purba yang sampai saat ini masih aktif, hal ini menunjukkan bahwa dulunya “PERAIRAN DANGKALAN SUNDA” adalah daratan luas yang bersatu dengan daratan Asia, sedang kepulauan nusantara saat ini adalah gunung2 raksasa yang terhindar dari “BANJIR BESAR”, banjir di Negeri Saba ini dalam Alqur’an disebut “SAILAL ‘ARIM”.

Benar, diskursus ini perlu dipandu dengan bukti-bukti sahih, valid, autentik, terukur juga nalar wahyu..itulah pentingnya beragama agar manusia sudi berjalan di muka bumi mempelajari kisah dan kejadian demi memperteguh keimanan kepadaNYA.. Wa Allahu a’lam.

Sebarkan Artikel Ini

  • Bayu Hendarto Sumarso

    maksudnya garis lurus? kalo sekedar narik garis dari ka’bah ke borobudur pasti lurus. saya pgn tahu garis lurusnya itu tegak lurus atau gimana? pengen tahu juga nih hehehehe

    • Abdul Kadir Jailani

      Benar, kriteria tarik garis lurus dari Ka’bah maka bertemu Candi Borobudur, itu kiteria lurusnya bagaimana? Bukankah semua titik di atas bumi bisa ditarik garis lurus dari Ka’bah.

  • Liem

    Terlalu banyak sekarang situs-situs yang atau blog yang aneh-aneh… ada pula kemaren saya baca saat browsing di google… Borobudur sama dengan Al-Qur’an …. cuma beda nya satu tulisan saru relief.. Nauzubillah himinzalik …. semoga yang punya blog itu bisa sadar… Bahwasanya tidak ada satu pun benda di muka buni ini yang sama dengan Al-Qur’an.

  • daud

    judul dan isi ga nyambung, ketahuan ASBUN, deskripsi yg minim bukti

  • al del dul

    Bro..bro…bangun bro…dah kesiangan niih…adauw tdur mluluuu…

  • wongedan

    dari kabah ditarik garis lurus…..maka ketemu rumah gue

  • wongedan

    dari kabah ditarik garis lurus…..maka ketemu rumah gue

  • wongedan

    dari kabah ditarik garis lurus…..maka ketemu rumah gue

  • notnot

    klo difikir2 bnr jga…….kisah negeri saba ada hubungannya dgn indonesia negeri atlantis……..

    gak sabar nunggu rahasia apa aj di ms lalu…..

  • notnot

    klo difikir2 bnr jga…….kisah negeri saba ada hubungannya dgn indonesia negeri atlantis……..

    gak sabar nunggu rahasia apa aj di ms lalu…..

  • notnot

    klo difikir2 bnr jga…….kisah negeri saba ada hubungannya dgn indonesia negeri atlantis……..

    gak sabar nunggu rahasia apa aj di ms lalu…..

  • Tafsir Quran Melalui Hadis

    Yang dimaksudkan dalam Hadis melalui terjemahan Quran dari surah Al-Nalm ayat 20 ialah San’a ibu negeri Yaman ketika Raja Sulaiman berehat seketika dimana Hud-hud Sulaiman bertemu Hud-hud Balqiz. Surah Saba 18-20 Tafsir Quran melalui Hadis (18)Kami pernah jadikan nikmat sistem perhubungan Negeri Saba dengan memudahkan mempercepatkan laluan antara Yaman dan Syam 19)Sayangnya mereka tidak bersyukur malah sombong dengan meminta supaya dibatalkan kemudahan tersebut 20)Mereka inilah tertipu dengan hasutan Iblis. Sekian, Walla-hu alam.

© 2014 Keajaiban Dunia. All rights reserved. Site Admin · Entries RSS · Comments RSS
IBN Network. All right reserved. Users